Tersebutlah John Tyree, seorang sersan
yang bertugas dalam pasukan khusus AS. Film dibuka saat John tengah
berjuang meraih hidup ketika peluru menghajar tubuhnya. Dan yang
diingatnya saat-saat itu adalah koleksi koin sang Ayah yang bertaburan
satu persatu. Kita kemudian terlempar ke beberapa tahun sebelumnya
ketika kali pertama John berkenalan dengan Savannah Lynn Curtis (Amanda
Sefried), seorang mahasiswa yang mengisi libur musim semi dengan
serangkaian pekerjaan sukarela.
Wajah jelita dan hati emas Savannah
langsung saja merenggut hati John. Hanya dalam beberapa hari, mereka
jatuh cinta. Tapi tunggu dulu. Savannah ingin tahu latar belakang John.
Dia ingin berkenalan dengan Ayah John (Richard Jenkins) yang sehari-hari
sangat kikuk menghadapi orang, dan lebih tertarik mengurusi koleksi
koin nya. Savammah yang biasa mengurus para penderita autistik langsung
mengenli tanda-tanda itu; sementara John menyangkal kenyataan itu.
Dramapun dimulai. Perpisahan sejoli
dimabuk cinta itu tak terelakkan. Savannah harus kembali ke kampus dan
John harus ditugaskan ke tempat di seberang benua yang lokasinya harus
dirahasiakan. Tapi mereka berjanji saling bersurat. Maka kita disajikan
montase surat menyurat tradisional (oh, betapa rindunya kita melihat
tinta pulpen, kertas surat, prangko dan amplop) dan kegiatan Savannah
dan John selama perpisahan itu. Namun tragedi 9/11 terjadi. Pasukan John
yang seharusnya selesai bertugas dengan heroik mengajukan diri untuk
memperpanjang masa tugas di lapangan. Semula John ragu untuk ikut serta
karena ia berjanji untuk pulang ke Amerika bertemu dengan kekasihnya.
Ternyata, apa boleh buat. Dia pulang dan oh, sang kekasih sudah menikah.
John akhirnya menerjunkan diri dalam pasukan khusus heroik itu.
.jpg)
Posting Komentar