Perang dunia II
telah berkecamuk di Eropa sejak 1939, yang melibatkan pihak poros melawan
sekutu. Amerika Serikat belum terlibat, dan secara resmi bersikap netral dan
berdamai dengan Negara lain termasuk Jepang. Banyak yang menyatakan seharusnya
pemerintah memusatkan perhatian pada masalahnya sendiri dan tidak perlu
melibatkan diri dalam urusan Negara lain. Namun, sehari setelah penyerangan
Pearl Harbor, akhirnya Amerika terseret ke kancah perang.
Dengan penyerangan
Pearl Harbor, Jepang berharap dapat menghancurkan Armada Pasifik agar AS tidak
akan dapat menghentikan penyerangannya terhadap wilayah Pasifik. Laksamana
Isoroku Yamamoto, komandan Angkatan laut Jepang, berpendapat bahwa kapal-kapal
AS yang bermarkas di Pearl Harbor merupakan “belati yang dihunuskan ke leher
kita”
Pagi 7 desember
itu, wilayah Pearl Harbor begitu damai dan tenang. Tak ada yang menduga jika
armada Jepang telah mengambil posisi 322 km dari Oahu. Jam 6 pagi, dua
gelombang pesawat, yang seluruhnya berjumlah 350, lepas landas dari kapal induk
dan terbang diatas Pearl Harbor. Hanya kurang dari dua jam serangan itu telah
melumpuhkan armada Pasifik. Banyak peswat dan kapal laut AS yang hancur, 2.390
orang tewas, dan 1.143 luka-luka.

Posting Komentar